Apakah Anda Punya Bakat Depresi?
Ketahui hal-hal apa saja yang memicu depresi agar Anda bisa menghindarinya.
Kamis, 10 September 2009, 13:17 WIB
Petti Lubis, Mutia Nugraheni
Sedih Depresi (dok. Corbis)

VIVAnews - Anda pernah mengalami perasaan sedih, marah dan kecewa yang sangat mendalam dan berefek pada keadaan fisik ? Jika jawabannya iya, kumungkinan Anda mengalami depresi. Gejala deperesi ini biasanya ditandai dengan perasaan sedih, rasa lelah yang berlebihan karena aktivitas rutin, sulit tidur serta tidak bersemangat untuk melakukan kegiatan.

Menurut ahli kesehatan, depresi tidak hanya dipicu oleh satu faktor saja. Seringkali ditemukan bahwa pemicu depresi merupakan akumulasi masalah biologis, psikologis bisa berupa tekanan atau trauma. Untuk itu ketahui hal-hal apa saja yang memicu depresi agar Anda bisa menghindarinya.

- Biologis. Beberapa peneliti mengungkapkan depresi bisa dipicu dari keadaan zat kimia otak yang tidak seimbang. Zat tersebut yaitu neurotransmiter. Untuk mengatasinya, ada beberapa obat antidepressant, yang bisa menyeimbangkan level neurotransmiter dalam otak.

Jika keluarga Anda juga sering mengalami depresi makan Anda pun beresiko besar terkena depresi. Bisa dikatakan gangguan depresi juga dipengaruhi faktor genetik. Kondisi kesehatan juga sangat berpengaruh, contohnya seseorang yaang terkena serangan jantung memiliki risiko terkena depresi sebesar 65%, seperti vivanews kutip dari webmd.com. Selain itu, jenis kelamin juga berpengaruh karena wanita dua kali lebh mudah terkena depresi dibandingkan pria.

- Psikologis. Studi menunjukkan orang yang memiliki kepribadian pesimis cenderung mudah terkena depresi. Mereka sering memandang segala permasalahan dalam sisi negatif. Pikiran negatif itulah yang memicu terjadinya depresi. Rasa bahagia, puas dan kesenangan yang muncul akan tertutup oleh pikiran negatifnya sendiri dan membuatnya depresi. Untuk itu berusahalan untuk selalu berpikiran optimis.
 
- Tekanan. Kesedihan mendalam karena kehilangan teman, saudara, orang tua, atau sahabat juga salah satu pemicu depresi. Perasaan sedih yang mendalam dan tidak bisa teratasi biasanya berefek pada kondisi fisik yang menurun dan memicu timbulnya penyakit. Rasa trauma karena sebuah peristiwa juga membuat seseorang mudah terkena depresi. 

- Obat-obatan dan alkohol. Banyak obat-obatan yang mengakibatkan seseorang mengalami gangguan depresi. Untuk menghindarinya, selalu tanyakan pada dokter, apa saja efek dari obat-obatan yang diberikan. Saat sedang berada dalam masalah atau stres, banyak orang mengonsumsi alkohol sebagai pelarian. Padahal, mengonsumsi alkohol hanya meningkatkan level stres menjadi lebih parah, yaitu berkembang menjadi depresi.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.