Saatnya Peduli Organ Intim
Tahukah Anda kalau bentuk selaput dara pada tiap wanita berbeda? Kenali perbedaannya!
Rabu, 2 September 2009, 10:33 WIB
Petti Lubis, Mutia Nugraheni
  (corbis.com)

VIVAnews - Tahukah Anda kalau bentuk hymen atau selaput dara pada tiap wanita berbeda-beda? Menurut buku "Menjaga Organ Intim" yang ditulis oleh dr. Maria Dwikarya, DSKK, bentuk selaput dara bervariasi sesuai dengan gambaran genetik yang didapat dari orang tua.

Selaput dara merupakan bingkai paling dalam yang terletak pada sepertiga luar vagina. Bingkai ini merupakan tirai melingkar yang menyisakan lubang untuk keluarnya darah menstruasi. Istilah darah perawan saat malam pertama, muncul karena robeknya hymen atau selaput dara ini ini.

Sebenarnya, tidak semua wanita mengalaminya. Hal itu karena bentuk selaput dara yang sangat elastis menyebabkan hymen pada beberpa wanita tidak akan robek pada malam pertama. Hymen bisa juga baru akan robek saat melahirkan bayi pertama melalui vagina atau melahirkan normal. Jadi, jangan selalu menganggap darah di malam pertama merupakan penanda
keperawanan yang mutlak.

Selain elastisitas, bentuk hymen juga berpengaruh. Variasi bentuk hymen terdiri dari lima, yaitu :

- Cincin : merupakan bentuk ideal, akan mengalami pendarahan pada malam pertama.

- Anemon : bentuknya elastis dan sering tidak mengalami pendarahan pada malam pertama. Bentuk ini baru akan robek bila melahirkan anak pertama secara normal.

- Rumput laut : bentuknya seperti rumput lau dan tak pernah robek.

- Tapisan : bentuk ini menyakitkan pemiliknya karena darah haid tidak bisa mengalir dengan lancar.
- Intaq : bentuknya tidak berlubang, akan menyakitkan pemiliknya karena menutup aliran darah haid. Hal ini harus segera diatasi dengan operasi untuk membuat lubang saluran keluar.

Lalu apakah kita dapat mengetahui bentuk hymen kita sendiri? Hal ini sangat terkait dengan bentuk kelamin dan kesediaan dokter untuk memberitahunya. Tidak semua dokter bersedia mengatakan yang sebenarnya dengan pertimbangan akan membuat pasien cemas.

• VIVAnews
 
komentar
Didi
02/09/2009
Mengenali Bentuk Area Intim Wanita Tahukah Anda kalau bentuk selaput dara pada tiap wanita berbeda? Kenali perbedaannya! Rabu, 2 September 2009, 10:33 WIB Petti Lubis, Mutia Nugraheni (corbis.com) BERITA TERKAIT * Tidak Perlu Puasa Bercinta Selama Ramadhan * 'Viagra' Untuk Wanita * Bercinta Saat Hamil, Siapa Takut * Enam Kesalahan Besar Saat Bercinta * Hati-hati, Ponsel Bisa 'Membunuh' Sperma web tools smaller normal bigger VIVAnews - Tahukah Anda kalau bentuk hymen atau selaput dara pada tiap wanita berbeda-beda? Menurut buku "Menjaga Organ Intim" yang ditulis oleh dr. Maria Dwikarya, DSKK, bentuk selaput dara bervariasi sesuai dengan gambaran genetik yang didapat dari orang tua. Selaput dara merupakan bingkai paling dalam yang terletak pada sepertiga luar vagina. Bingkai ini merupakan tirai melingkar yang menyisakan lubang untuk keluarnya darah menstruasi. Istilah darah perawan saat malam pertama, muncul karena robeknya hymen atau selaput dara ini ini. Sebenarnya, tidak semua wanita mengalaminya. Hal itu karena bentuk selaput dara yang sangat elastis menyebabkan hymen pada beberpa wanita tidak akan robek pada malam pertama. Hymen bisa juga baru akan robek saat melahirkan bayi pertama melalui vagina atau melahirkan normal. Jadi, jangan selalu menganggap darah di malam pertama merupakan penanda keperawanan yang mutlak. Selain elastisitas, bentuk hymen juga berpengaruh. Variasi bentuk hymen terdiri dari lima, yaitu : - Cincin : merupakan bentuk ideal, akan mengalami pendarahan pada malam pertama. - Anemon : bentuknya elastis dan sering tidak mengalami pendarahan pada malam pertama. Bentuk ini baru akan robek bila melahirkan anak pertama secara normal. - Rumput laut : bentuknya seperti rumput lau dan tak pernah robek. - Tapisan : bentuk ini menyakitkan pemiliknya karena darah haid tidak bisa mengalir dengan lancar. - Intaq : bentuknya tidak berlubang, akan menyakitkan pemiliknya karena menutup aliran darah haid. Hal ini harus segera diatasi dengan operasi untuk membuat lubang saluran keluar. Lalu apakah kita dapat mengetahui bentuk hymen kita sendiri? Hal ini sangat terkait dengan bentuk kelamin dan kesediaan dokter untuk memberitahunya. Tidak semua dokter bersedia mengatakan yang sebenarnya dengan pertimbangan akan membuat pasien cemas. • VIVAnews
imut
02/09/2009
wah...ngeri,
saman
03/09/2009
assalamualaikum... waaaahhhh...mas umar kayaknya termasuk golongan garis keras nehh..heeee.... tp apa salahnya kalo kita tahu tentang hal yang begituan, toh kita kan juga harus tahu tentang apa yang ada di dalam tubuh manusia itu yang penting jangan disalah artikan aja.... karena semua itu adalah ilmu dan kita wajib menuntut ilmu setinggi mungkin,di semua bidang..... wassalam...
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.