Ratusan koleksi menggambarkan perjalanan sejarah desain dan teknologi jam tangan merk ini.
VIVAnews - Sebuah pagelaran unik yang bertajuk Swatch "Collect & Share" berlangsung di atrium Senayan City-Jakarta, pekan lalu. Acara yang bertujuan untuk mengenalkan pada publik beberapa koleksi jam tangan label ini berhasil mengumpulkan 36 kolektor dari sekitar 150 orang yang mendaftar.
"Antusiasme yang luar biasa dari kolektor Swatch di Indonesia yang rata-rata memiliki koleksi unik dan langka kita coba akomodir dengan berpameran di atrium ini, kebanyakan kan koleksi mereka itu sudah tidak diproduksi lagi dan termasuk barang yang dicari banyak orang", ujar Veronica Gunawan, Swatch Brand Manager PT Mitra Adiperkasa Tbk dalam kesempatan jumpa pers dengan media.
Antiek, salah satu kolektor Swatch mengungkapkan bahwa sejak 4 tahun lalu dia sudah getol mengumpulkan jam tangan Swatch. Perempuan muda ini sudah memiliki 111 jam tangan label ini, yang memiliki kisah tersendiri.
"Saya menyukai merk ini, karena selalu mengeluarkan produk dengan desain yang tidak biasa", kata perempuan yang di event itu berhasil menyabet penghargaan "Most Unique Collection".
Sedangkan Shindu, seorang kolektor jam tangan label dari Bandung mengaku sudah memiliki 168 jam tangan Swatch. Tidak heran karena dia sudah mengumpulkan jam tangan ini sejak 1992.
“Swatch selalu memiliki desain dan model yang langka, saya jatuh cinta sekali dengan jam ini”, kata Shindu yang dalam event itu berhasil dinobatkan sebagai kolektor terbanyak.
Pengunjung yang datang juga dapat melihat "Timeless Watch", sebuah lorong waktu yang menjelaskan perjalanan jam tangan merk ini dari 1983 hingga sekarang yang banyak mempengaruhi para fashion lover maupun selebritas. (wal)
• VIVAnews